3604 Memilih UINAM pada Seleksi UM-PTKIN 2026, Program Studi Teknologi dan Kesehatan Mendominasi Pilihan
- Written by Nahrun Hartono
- Published in Artikel, Informasi
- Permalink
Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UIN Alauddin Makassar melalui jalur UM-PTKIN 2026 menunjukkan tren yang tetap tinggi. Dari total 64.479 pendaftar UM-PTKIN secara nasional, sebanyak 3.604 peserta memilih UIN Alauddin Makassar sebagai tujuan studi, atau setara dengan sekitar 5,6 persen dari keseluruhan pendaftar.
Berdasarkan data panitia penerimaan mahasiswa baru, sebanyak 2.805 peserta mengikuti pelaksanaan ujian UM-PTKIN di UIN Alauddin Makassar. Seluruh tahapan seleksi berlangsung sesuai prosedur yang ditetapkan panitia nasional, termasuk penyediaan layanan aksesibilitas bagi peserta berkebutuhan khusus. Pada pelaksanaan tahun ini, tercatat satu peserta difabel mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan dukungan fasilitas yang disediakan panitia.
Pranata Humas Ahli Madya UIN Alauddin Makassar, Ismi Sabariah, menyatakan bahwa tingginya jumlah peminat mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang terus terjaga terhadap kualitas pendidikan, layanan akademik, dan sistem pembinaan kemahasiswaan yang dikembangkan universitas.
Menurutnya, capaian jumlah peminat tersebut menjadi indikator bahwa UIN Alauddin Makassar masih menempati posisi penting dalam preferensi calon mahasiswa, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Kondisi ini sekaligus menjadi dorongan bagi institusi untuk terus melakukan peningkatan mutu layanan pendidikan, penguatan kualitas akademik, serta pengembangan ekosistem kemahasiswaan yang kompetitif dan inklusif.
Dari sisi preferensi program studi, data peminatan menunjukkan kecenderungan yang menarik. Program Studi Teknik Informatika menjadi pilihan pertama dengan jumlah peminat tertinggi, yakni 515 peserta. Posisi berikutnya ditempati Program Studi Farmasi dengan 469 peminat, disusul Program Studi Kesehatan Masyarakat yang memperoleh 359 peminat.
Fenomena tersebut mengindikasikan meningkatnya orientasi calon mahasiswa terhadap bidang keilmuan yang memiliki relevansi tinggi dengan perkembangan teknologi, transformasi digital, serta kebutuhan sektor kesehatan. Dominasi program studi berbasis teknologi dan kesehatan mencerminkan respons generasi muda terhadap dinamika perubahan sosial-ekonomi dan tuntutan pasar kerja yang semakin kompetitif.
Meskipun demikian, pihak universitas menegaskan bahwa seluruh program studi yang tersedia memiliki standar mutu akademik yang terjaga serta peluang pengembangan kompetensi yang luas bagi mahasiswa. Oleh karena itu, tingginya peminatan pada beberapa program studi tertentu tidak mengurangi prospek dan kontribusi program studi lainnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Pelaksanaan ujian UM-PTKIN di UIN Alauddin Makassar berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia nasional. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan secara serentak oleh panitia nasional sebelum peserta yang dinyatakan lulus melanjutkan tahapan registrasi sebagai mahasiswa baru.
Dengan jumlah peminat mencapai 3.604 orang, UIN Alauddin Makassar kembali menegaskan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang menjadi destinasi utama pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Tingginya angka peminatan tersebut sekaligus merefleksikan keberlanjutan kepercayaan publik terhadap kualitas dan daya saing institusi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital.
